Memilih Desain Interior untuk Rumah Minimalis

06 Oct 2017 | Admin

Dewasa ini pilihan untuk membangun rumah minimalis menjadi kebutuhan yang cukup mendesak karena harga bahan bangunan yang mahal serta tanah yang juga semakin kurang bersahabat dengan kantong. Pilihan membeli apartemen yang lebih murah kini menjadi pilihan utama untuk mensiasati kebutuhan rumah tinggal yang terjangkau. Meski demikian, memiliki rumah yang tidak luas bukan berarti harus tampil apa adanya. Salah satu cara untuk tetap menampilkan sisi elegan dari sebuah hunian adalah mengoptimalkan desain interiornya. Banyak contoh-contoh desain interior di Jakarta yang  bisa dijadikan referensi dalam membangun rumah sendiri.

Rumah yang indah dan terlihat menawan tidak berarti harus luas dan bertingkat. Rumah mungil pun tetap bisa ditampilkan mewah dan ekslusif asal memahami konsep desain interiornya. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan mengkombinasikan warna cat yang serasi dan tematik. Cat adalah bagian dari desain interior yang harus diperhatikan karena efeknya bisa berdampak pada mata yang melihat. Rumah bisa terlihat luas atau sempit, panas atau sejuk, salah satunya adalah dari sisi warna yang digunakan. Tidak berarti harus menggunakan warna yang ekstrim untuk memberi kesan hidup. Salah mengkombinasikan warna malah membuat rumah terlihat aneh dan bahkan “norak”. Kemampuan memainkan warna inilah yang menentukan kekuatan konsep interior sebuah hunian.

Beberapa ruangan sering dijadikan pusat kegiatan Keluarga. Misalnya ruang makan, dapur, ruang nonton TV dan ruang tamu. Ruangan-ruangan tersebut disarankan untu diberi kombinasi warna agar lebih hidup dan dan impresif. Selain bermain di sisi warna, bisa juga dari sisi wallpaper atau vinyl yang digunakan. Bagi sebagian orang, wallpaper lebih berkesan ketimbang sekedar warna dinding. Apalagi pemasangannya yang relatif lebih mudah ketimbang cat dinding yang butuh waktu baik untuk mengerjakan maupun mengeringkan.  Jika diperhatikan, beberapa desain interior di Jakarta memanfaatkan wallpaper dengan desain abstrak sehingga ruang pusat kegiatan tersebut tampak unik tanpa meninggalkan sisi elegannya.

Untuk mempercantik ruangan, bisa juga ditambahkan dengan beberapa hiasan dekoratif yang disesuaikan dengan konsep interior tersebut. Tentu harus dipertimbangkan dari sisi ukuran hiasan, warna, dan jumlahnya. Jangan menggunakan dekorasi yang besar di ruangan yang kecil karena justru membuat rumah semakin terlihat sempit. Dan jangan pula terlalu banyak menggunakan hiasan karena bisa mengesankan rumah tampak sesak dan penuh. Selain itu ada baiknya dalam memilih dekorasi tidak terbatas hanya pada satu jenis saja, namun juga bervariasi sehingga ruangan akan tampak lebih cantik dan indah.

Furnitur juga merupakan elemen penting dalam membangun interior untuk rumah minimalis. Di kota besar seperti Jakarta, konsep interior juga banyak bermain di pilihan-pilihan furniturnya. Dan ini tidak berlaku untuk rumah tinggal saja, melainkan juga pusat publik seperti kafe dan toko. Meski ruangannya terbatas, namun konsep yang ditampilkan tetap terlihat kuat dan berkesan akibat memilih furnitur yang cocok dan multifungsi. Saat ini banyak penyedia jasa pembuatan furnitur yang bisa disesuaikan dengan interior rumah. Furnitur tidak lagi sekedar menawarkan nilai guna tapi juga nilai tambah sebagai bagian dari dekorasi. Tidak heran kalau sejumlah konsep desain interior di Jakarta memanfaatkan kursi, meja, lemari, rak buku sebagai bagian dari ornamen keindahan dalam ruangan.

Sebagaimana dengan warna cat, furnitur juga bisa dikombinasikan dengan berbagai macam bentuk agar tampak dinamis dan tidak membosankan. Misalnya lampu yang menggunakan bentuk unik dipadukan dengan sofa yang juga memiliki bentuk serupa. Hal ini agar rumah bisa lebih impresif dan terlihat modern meski memiliki keterbatasan dari sisi luasnya. 

Komentar(0)

Tambahkan Komentar

Komentar akan ditampilkan setelah disetujui